SOSIALISASI PROKES GUGUS COVID – 19 SINE

SOSIALISASI PROKES GUGUS COVID – 19 SINE

SINE.NGAWIKAB.ID – Ditengah masa pandemi sekarang ini tidak menyurutkan niat untuk mengadakan tasyakuran di masyarakat, baik  pernikahan maupun tasyakuran yang lainnya , walaopun syarat syaratnya di tuntut untuk memenuhi beberapa kententuan mengenai protokol kesehatan,namun masyarakat tetap bersikeras untuk mengadakan dengan berbagai alasan.

Seperti halnya dari perwakilan Polsek Sine, Koramil Sine yang tergabung sebagai petugas Gugus Covid – 19 Kecamatan Sine beserta Gugus Covid Desa Sine,Bidan Desa dan Relawan GARASI pada Kamis ( 08/04 ) mendatangi beberapa rumah warga di Dsn Krajan Kulon Desa Sine  Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi yang akan melaksanakan tasyakuran pernikahan pada hari Sabtu dan minggu di ahir pekan ini.

Sosialisasi kepada warga untuk tasyakuran

Petugas Gugus Covid – 19 Kecamatan Sine yang langsung di komendani Kepala Desa Sine ( JUMADI ) mensosialisasikan beberapa ketentuan syarat untuk warga yang akan mempunyai hajat ini, diantaranya dari menyediakan tempat cuci tangan , pemakaian masker , cek suhu badan untuk pengunjung bahkan pengaturan jarak tempat duduk dan pembatasan kapasitas pengunjung 50 % dari tempat yang di sediakan. Hal ini yang menjadi syarat ketentuan untuk senantiasa di taati  wagra yang akan mempunyai hajat.

  

Petugas Gugus Covid – 19 Kecamatan Sine mendatangi Warga

Tak hanya itu , untuk mengadakan hiburan di rumah warga seperti Elctune juga di batasi hanya siang hari saja , bahkan ketentuanya untuk pelaku seni juga harus mengikuti aturan yang ada. Dari pemakaian face shield dan mic pengeras suara tidak boleh bergantian , tidak boleh ada yang berkerumun untuk berjoget bahkan tidak boleh ada yang nyawer atau bernyanyi dari pengunjung.

Memang berat kalao di rasa untuk mengikuti aturan terserbut namun , apa boleh di kata , kalao ketentuan itu yang musti di jalankan. Karena untuk menjaga masyarakat dari Corona Virus yang saat ini masih belum berahir di negeri ini semua harus mentaati dan menjalankan apa yang sudah menjadi ketentuan. ( * ) 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BANTUAN SEMBAKO KTS SINE DAMPAK C – 19

BANTUAN SEMBAKO KTS SINE DAMPAK C – 19

SINE.NGAWIKAB.ID – Meskipun usaha pemerintah telah di maksimalkan dalam upaya pencegahan penyebaran penularan Virus Covid – 19 , namun usaha sedemikian itu belum juga dapat menjamin 100 % masyarakat tidak terkena virus tersebut.

Pada hari yang sama Kamis  01 April 2021,  dua keluarga di Desa Sine, Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi kembali terpapar adanya wabah tersebut. Keluarga SW ( 47 Th ) satu rumah yang di huni 3 Orang  yang beralamat di Krajan Wetan Rt 01 / 01 setelah beberapa saat merasa kurang sehat ahirnya di adakan tes Anti gen dengan hasil positif beserta istri dan anaknya. Bahkan Kepala Keluarga SW ini di larikan ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Ngawi Dr. SUROTO  untuk menjalani perawatan. Dan lagi Seorang nenek yang berusia kurang lebih 70 tahun inisial WL alamat Krajan Wetan Rt 05 / 03 ini setelah kembali dari rumah anaknya di kota Atlas Semarang  juga positif terpapar setelah menjalankan beberapa kali tes, namun nenek yang kesehariannya sebagai petani dan jasa pijit anak ini cukup menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pemberian bantuan di keluarga Mbah WL
Pemberian bantuan di keluarga SW

Pemberian Bantuan dari Kampung Tangguh Semeru Desa Sine  ini mungkin jumlahnya tidak seberapa , namun pesan moral yang di sampaikan  bisa menjadikan semangat untuk dua keluarga ini dalam masa karantina atau isolasi mandiri di rumah masing masing. Uluran tangan dan perhatian dari Pemerintah Desa dan masyarakat sekitar merupakan bentuk solidaritas kerukunan dan kekompakan hidup di masyarakat. Dengan upaya mengindahkan 5 M semoga usaha ini mampu mengurangi penyebaran Virus Covid – 19 di masyarakat. ( * )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
GIAT SOSOAL DI SITUS SEJARAH JOKO BUDUG

GIAT SOSOAL DI SITUS SEJARAH JOKO BUDUG

SINE.NGAWIKAB.ID – Sejarah merupkan tonggak tatanan peradaban yang telah lampau terjadi , dengan sejarah kita bisa mengetahui betapa panjang perjalanan masa sampai saat ini . Dari jaman kerajaan sampai jaman yang moderen sekarang ini banyak sekali peninggalan peninggalan yang musti kita lestarikan.

Pada hari minggu ( 4 / 4 ) kurang lebih 150 orang dari berbagai organisasi di masyarakat , mengadakan bhakti sosial membuka jalan di area gunung Lirliran. LMDH Desa Tulakan di bantu Relawan GARASI , Sar ELPEJE , PASRA , Konco NGOPI , PESONA mengadakan membersihan jalan untuk menuju ke pemakaman sang legendaris Gusti Haryo Bangsal atau yang lasim di kenal di masyarakat JOKO BUDUG. Lokasi yang berada di Gunung Lirliran Desa Tulakan , Kecamatan Sine , Kabupaten Ngawi ini , menyipan sejarah yang luar bisa. Aset yang sangat berharga ini jangan sampai hilang karena berjalannya waktu.

Bhaksos pembersihan jalan ke pincak Lirliran

Sejarah Singkat JOKO BUDUG . Joko Budug merupakan anak yatim piatu nan miskin ia mengidap penyakit budug atau kudis sejak ia masih kecil, namun demikian Joko Budug berhasil menikahi seorang Putri Raja ARYO SETO dari kerajaan Ringin Anom yang bernama Putri Kemuning. Joko Budug mengikuti sayembara yang di adakan sang Raja, di karenakan Putri Kemuning mengidap penyakit yang langka yaitu bau badan yang tidak sedap / tidak enak,  sayembara sang raja ” siapa saja yang bisa menyembuhkan putriku, bila laki laki akan saya jadikan menantu dan apabila perempuan akan saya jadikan anak angkat ” ujar sang raja. Penyakit Putri Kemuning cuma bisa di sembuhkan dengan daun Gondo Sirno yang berada di dalam goa di gunung Argo Dumadi yang di jaga Ular Naga sakti.

Dengan sayembara yang sang raja sumpahkan ini, Joko Budug tertarik untuk mengikutinya.  Walaopun Joko Buduk mengidap penyakit kudis di seluruh badannya namun beliau sangat sakti dan mahir dan gesit memainkan keris pusaka warisan dari ayahnya. Dengan bermodalkan tekat yang kuat dan pusaka yang di bawanya , Joko Budug berhasil membunuh ular naga sakti itu dan yang lebih menakjubkan lagi darah yang memancar dari naga sakti yang membaluri seluruh tubuh Joko Budug itu menjadi obat yang mampu menyembuhkan penyakit kudis yang ia derita. Semula kulitnya yang rusak bisa menjadi halus mulus dan tak ada bekas kudis di badanya, dengan demikian Joko Budug Menjadi Pemuda yang bersih dan tampan.

Setelah memetik daun Gondo Sirno dari dalam Goa tersebut Joko Budug kembali ke kerajaan dan menyerahkan daun tersebut kepada sang raja. Dengan takjub sang raja kagum bahwa  pemuda yang di hadapannya itu Joko Buduk yang semula badannya Kudisan dan jelek kini menjadi mulus dan wajahnya tampan berseri seri. Dan setelah sang Putri makan daun Gondo Sirno bau badan sang putri kembali harum bagai Bunga Kemuning. Dengan janji Raja ARYA SETA, Joko Budug di nikahkan dengan putrinya, selang beberapa saat sang raja meninggal dan joko budug di nobatkan sebagai pengganti raja dengan gelar GUSTI HARYA BANGSAL.

Dari cerita singkat ini , bisa di ambil hikmah yang luar biasa. Dengan semangat ,  keteguhan hati ,  tekat dan kemauan yang tinggi mampu mencapai keberhasilan. Semoga situs sejarah Joko Budug di Gunung Lirliran ini dapat menjadi referensi wisata religi dan menambah panjang daftar tempat wisata yang berada di Kabupaten Ngawi .( * )

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
5 JURUS TAMENG VIRUS

5 JURUS TAMENG VIRUS

SINE.NGAWIKAB.ID – Tak bosan bosan untuk menjaga dan mengurangi dampak penyebaran Corona Virus di Desa Sine , penyemprotan Desinfectan dan sosialisasi tentang virus corona masih merajalela ini selalu di lakukan.

Seperti yang di kerjakan oleh petugas Gusus Covid – 19 Desa Sine Kecamatan Sine , Kabupaten Ngawi  , pada Minggu pagi ( 04/04 ) langsung di ketuai beliao Kepala Desa Sine ( JUMADI ) mengadakan penyemprotan keliing se desa sine sambil bersosialisasi mengunakan pengeras suara mengajak kepada seluruh warga khususnya di desa sine untuk selalu mengindahkan 5 M , walaopun anjuran itu telah di pampang di pajang di setiap lingkungan masing masing melelui baner.

5 M  di antaranya :

  1. Memakai Masker
  2. Mencuci Tangan menggunakan air yang mengalir
  3. Menjaga Jarak
  4. Menghindari Kerumunan
  5. Mengurangi Mobilisasi

5 jurus ini setidaknya bisa menjaga  diri dari penularan virus , namun masyarakat sudakh mulai bosan untuk mengindahkan dan menjalankan hal ini. Pasalnya banyak sekali masyarakat yang terjaring di operasi yustisi oleh petugas karena tidak memakai masker.

Setahun lebih virus ini menghantui di masyarakat indonesia,setahun lebih lebih pula kegiatan di masyarakat untuk di batasi dan setahun lebih anak anak kita tak duduk di bangku sekolah. dengan iktiar dan Doa semoga wabah ini segera berahir. Amien ( * ) 

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
POJOK PEDULI

POJOK PEDULI

SINE.NGAWIKAB.ID – Bersedekah bukan semata mata memberikan harta atau sesuatu yang mahal  , namun memberikan sesuatu yang kita miliki walaupun jumlahnya tidak sebarapa akan tetapi dengan hati yang iklas merupakan salah satu  nilai yang tidak dapat di ukur di muka bumi ini.

Program POJOK PEDULI yang di canangkan beliau bapak Agung Praptono ( Sekcam Sine ) atau pak TYO panggilan kesehariannya di Frekwensi , merupakan trobosan yang jitu untuk kita sadar saling berbagi kepada sesama. Beliau memberikan intalase tempat untuk menaruh barang atau sesuatu  di depan Gapura perempatan timur Kantor Desa Sine untuk siapa saja yang membutuhkan. Tak hanya itu program yang pak Agung cetuskan, banyak sekali ide – ide untuk bekal terjun di masyarakat.

Bukan barang yang berlebihan yang sengaja di taruh para dermawan yang di tinggalkan di tempat itu , namun manfaatnya untuk orang lain sangat besar sekali. Bahan makan , sayuran , bahkan nasi bungkus untuk sarapan pagi kadang yang mereka tinggalkan. Hal itu mungkin sederhana , namun bagi orang yang sangat membutuhkan hal itu akan menjadi istimewa

Terimakasih pak TYO , semoga Pojok Peduli ini bisa mengembalikan hasrat sosial di masyarakat untuk  tumbuh berkembang kembali yang selama ini hampir luntur. Dan semoga para penderma di berikan balasan yang setimpal oleh yang kuasa,  Amien  ( * )     

Share and Enjoy !

0Shares
0 0